paket wisata bandung

Paket Wisata Bandung Ceria Selatan

Nikmati Keindahan Alam Bandung Selatan Bersama Global Trans Indonesia.

Paket Wisata Bandung Ceria Utara

Nikmati Keindahan Alam Bandung Utara Bersama Global Trans Indonesia.

Paket Wisata Bandung Ceria

Nikmati Kepuasan Dalam Berbelanja dan Kenikmatan Wisata Kuliner Khas Bandung.

Resto Terbaik Kota Kembang Bandung

Manjakan Lidah Anda di Resto Lokal Bandung.

Galeri Foto Global Trans Indonesia

Dokumentasi Gratis Dari Setiap Paket Wisata.

Curug Cimahi: Air Terjun Pelangi Yang Perlu Anda Kunjungi

Wisata Curug Cimahi, kalau Anda berniat wisata ke sana, letaknya ini di Bandung Barat, ketinggiannya mencapai 87 meter, sehingga dijuluki sebagai curug tertinggi yang ada di Bandung. Anda perlu menjadikan Curug Cimahi ini sebagai tujuan wisata Anda selama di Bandung. Dilihat dari sejarahnya, Cimahi merupakan nama sungai yang mengalir dan hulunya adalah Situ Lembang yang mengalir terus sampai menuju Kota Cimahi. Ketinggian Curug sekitar 1.050 meter di atas permukaan laut dengan suhunya berada di antara 18-22 derajat celsius. Melihat Curug Cimahi Bandung dari ketinggian seperti menemukan keunikan tersendiri yang tidak ada di tempat wisata lain. 


Curug Cimahi: Air Terjun Yang Punya Pelangi
Bentuk cahaya yang muncul pada air terjun adalah vertikal sehingga menambah kecantikannya Curug Cimahi di malam hari. Sumber cahaya itu adalah lampu yang diposisikan di belakang dinding air terjun sehingga air terjunnya bermandikan warna pelangi yang indah. Seperti dalam bayangan Anda, warna-warna yang muncul itu merah, biru, kuning, hijau, dan sebagainya. Itulah yang menyebabkan warna air yang terjun ke bawah menjadi berwarna sesuai warnanya masing-masing, turun dari ketinggian 87 meter dengan penuh warna-warni.

Letaknya dari tempat wisata Curug Cimahi ini arahnya adalah ke arah Lembang, kira-kira 1 jam dari Kota Bandung. Berada di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, dan tempat wisata ini mendapat bantuan pengelolaan dari Perhutani yang jaraknya 10 kilometer dari kota Cimahi. Untuk menjangkau tempat wisata ini, baiknya adalah menggunakan kendaraan pribadi, atau kalau tidak pakai kendaraan umum, bus misalnya. Karena kondisi jalannya baik, semuanya beraspal, dan tidak terjal, tidak menanjak. Pintu masuknya pun dekat dengan Terminal Angkot Cisarua, tepat di Jalan Kolonel Masturi, mudah di jangkau karena Alamat Curug Cimahi ini dekat dengan jalan raya. 

Curug Cimahi Hal Yang Perlu Anda Lakukan Ketika Sampai di Lokasi
Nanti kalau Anda sudah sampai ke tempat wisata Curug Cimahi, baiknya berjalan kaki ketika berada di lokasi karena jalannya berundak berkelok-kelok dan menurun sehingga perlu kehati-hatian. Ada 587 anak tangga menurun terbuat dari semen dan batu, yang kemiringannya mencapai 45 derajat. Sehingga tak jarang pengunjung terengah-engah karena merasa kelelahan, akan tetapi ini bisa Anda tempuh dengan waktu 30 menit, bahkan Anda tidak perlu merasa sedih lagi karena sepanjang perjalanan akan banyak Anda jumpai monyet bergelantungan (jadi ingat film Marsupilami) di pohon.

Anda semua pasti sudah tahu banyak bahwa monyet itu lucu dan seringkali menarik wisatawan untuk dijadikan hiburan. Di Curug Cimahi ini terdapat sebanyak 200 monyet yang pertama kali diresmikan oleh Perhutani pada 1992. Padahal dahulu pernah terjadi longsor di tempat ini sekitar sampai 2010, tetapi para monyet masih tetap tinggal dan memiliki keramahan tersendiri karena tidak nakal pada pengunjung dari pada di tempat wisata yang lain. Itulah yang menyebabkan monyet di tempat ini banyak disukai wisatawan ketika berkunjung ke sini.

Curug Cimahi  Fasilitas Yang Disediakan Dan Harga Tiket Masuk
Kalau menilai fasilitas yang didapat selama berwisata ke Curug Cimahi ini adalah hampir sama dengan yang ada di tempat lain, seperti shelter yang ada di gerbong menuju air terjun, peta lokasi, bangku, tempat sampah, mushola dan kamar kecil, dan ada warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman. Biaya masuk ke Curug Cimahi ini sebesar Rp 15.000. Di siang hari Anda akan banyak melihat air terjun alami yang kealamiannya dapat mendamaikan suasana batin Anda karena benar-benar mempesona. Nah, kalau sudah masuk waktu malam, air terjunnya akan berkilau bersama cahaya sehingga banyak yang menyebutnya sebagai The Rainbow Waterfalls Curug Cimahi yang indah sekali.

Bandara Soekarno Hatta Untuk Anda Yang Ingin Bepergian

Bandara Soekarno Hatta berada di kota Tangerang, merupakan bandara terbesar dan pertama di Indonesia. Jarak dengan ibukota sekitar 20 kilometer. Sebagai bandara yang paling banyak menjadi tujuan, dunia internasional menyebutnya dengan Soekarno Hatta International Airport (SHIA). Pertama kali beroperasi adalah di tahun 1985 sebagai ganti dari Bandara lama yang di Kemayoran, Jakarta Pusat dan Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Kalau Bandara Kemayoran telah menjadi bandara publik yang berfungsi untuk melayani penerbangan haji, penerbangan VVIP, penerbangan militer, dan penerbangan khusus atau sewa. Kalau di Bandara Halim Perdanakusuma sebagai alihfungsi komersial untuk membantu Bandara Soekarno Hatta secara domestik.
Bandara Soekarno Hatta

Bandara Soekarno Hatta Yang Bersejarah


Bandara Soekarno Hatta ketika tahun 1991 memiliki dua terminal, dan baru kemudian di tahun 2009 memiliki satu terminal lagi. Dunia penerbangan memang lambat laun berkembang sangat pesat, hal ini diketahui dari adanya data yang melakukan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta mencapai 43,7 juta penumpang di tahun 2010, sedangkan di terminal tiga hanya menampung 38 juta penumpang di SHIA. Baralih tahun 2012, Bandara Soekarno Hatta masuk dalam kategori bandara paling sibuk di dunia karena mengatasi jumlah penerbangan sebanyak 57,8 juta penumpang. Kira-kira begitu hal yang dapat menceritakan sedikit mengenai Sejarah Bandara Soekarno Hatta.

Nah, baru pada tahun 2014 tepatnya di bulan Mei penumpangnya bertambah lagi menjadi 62,1 juta menjadi lebih sibuk lagi sebagai wilayah bandara yang ada di selatan. Itulah yang kemudian memunculkan pernyataan baru bahwasanya Bandara Soekarno Hatta ini merupakan bandara yang aman menurut Airport Council International (AC) walaupun tahun 2012 itu sedang melebihi kapasitas penumpangnya. Ternyata Bandara ini keren juga.
Sejarah Bandara Soekarno Hatta

Bandara Soekarno Hatta Memberi Fasilitas Yang Anda Butuhkan

Anda bisa mendapatkan fasilitas dari Bandara Soekarno Hatta berupa perawatan pesawat yang mendapat dukungan dari Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia dengan luas lahan 480.000 meter persegi. Di dalamnya terdiri dari built-up, tiga hangar, bengkel, gudang suku, gerai kimia, utilitas bangunan, kantor manajemen, dan sel uji mesin. Di sini, GMF AeroAsia menampung hingga 50 pesawat, taxiway dan teluk run-up serta terdapat area pengolahan limbah dengan lahan 1,15 hektar untuk mengolah limbahnya. Fasilitas lain yang bisa didapat dari Bandara Soekarno Hatta adalah hotel bandara, reading corner, area khusus merokok, lapangan golf, lounge, area shopping, dan free wifi, semua itu merupakan area yang bisa Anda nikmati selama berada di bandara.
Terminal Bandara Soekarno Hatta

Terdapat opsi antar jemput di Bandara Soekarno Hatta yang bisa Anda pilih seperti taxi, bus, angkutan lokal bandara. Ada pun bus gratis yang bersedia untuk antar-jemput yang berhubungan dengan terminal di Bandara Soekarno-Hatta. Dan kalau kereta api yang antar terminal itu juga telah dibangun dari sejak 2013 dan 2015 ini sudah mulai beroperasi. Kalau untuk keluar dari bandara bisa dengan menggunakan shuttle bus yang melayani perjalanan ke stasiun kereta api di Gambir Jakarta Pusat dan Terminal Bandara Soekarno Hatta. 

Bandara Soekarno Hatta Juga Menyediakan Hotel Untuk Anda


Mengenai hotel yang ada di Bandara Soekarno Hatta, Anda bisa mampir ke Jakarta Airport Hotel atau biasanya disebut J-Hotel. Hitel ini memang disediakan untuk para wisatawan domestik dan internasional yang perlu tempat nyaman untuk beristirahat, karena kan biasanya ada kejadian jadwal penerbangan yang ditunda atau bahkan masih butuh waktu lama untuk menunggu, jadi berdiam menenangkan diri di hotel adalah pilihan yang aman dan nyaman. Jaraknya dengan Bandara Soekarno Hatta sekitar 1 kilometer, dengan berjalan kaki selama 5 menit Anda bisa sampai di hotel berbintang 3 ini. Adapun fasilitas yang bisa Anda nikmati yaitu harga sewanya terjangkau, ada resto atau Jet Lounge Bar, dan ada fasilitas pijat refleksi, dan pusat pertemuan bisnis juga. Jadi kira-kira ada yang 100ribuan bahkan sampai 1jutaan untuk tarif sewa di hotel Bandara Soekarno Hatta ini.

Cerita di Balik Keindahan Bundaran HI Jakarta

Bundaran HI Jakarta menjadi tempat berdirinya sebuah salah satu monumen yang cukup terkenal di kota metropolitan jakarta. Monumen tersebut adalah monumen selamat datang yang bentuknya menyerupai dua orang manusia yang memegang rangkaian bunga sembari melambaikan tangannya. Monumen ini apabila dilihat dari posisi patungnya, menghadap orang-orang yang datangnya dari arah monumen nasional atau lebih tepatnya arah utara. Dalam artikel berikut akan dibahas tuntas tentang Sejarah Bundaran HI. Selain membahas sejarah, dalam artikel juga akan membahas tentang Pembangunan Bundaran HI.
Bundaran HI Jakarta


Dalam rangka asian games ke empat tahun 1962 yang pada saat itu diadakan di indonesia sebagai tuan rumah, banyak atlet dari luar negeri yang datang untuk bertanding di jakarta tepatnya di gelora bung karno senayan. Gelora bung karno senayan ini (yang diklaim sebagai gelora terbesar se-asia tenggara dengan kapasitas lebih dari 12.00 orang) dahulu punya nama lain yaitu komplek olahraga ikada. Pada masa itu para atlet dan ofisial tersebut oleh panitia asian games diinapkan di hotel terbonafid di jakarta saat itu yaitu hotel indonesia yang terletak di depan Bundaran HI Jakarta

Konsep awal pembuatan patung selamat datang ini datang dari ide cemerlang soekarno yang menggunakan rancangan henk ngantung. Henk ngantung pada masa itu mempunyai peran penting di jakarta, yaitu sebagai wakil gubernur jakarta. Monumen selamat datang di Bundaran HI Jakarta ini mempunyai 2 bagian utama, yaitu bagian patung perunggu yang berdiri diatas monumen tersebut, dan bagian penyangga untuk menopang patung tersebut. Untuk tinggi dari patung yang terbuat dari bahan perunggu ini adalah 7 meter jika diukur dari kaki hingga kepala, sedangkan tinggi keseluruhan dari monumen ini ( penyangga + patung ) adalah 10 meter. 
Sejarah Bundaran HI

Proses Pembangunan Bundaran HI Jakarta

Pada saat proses pembangunan dari monumen Bundaran HI Jakarta ini, menggunakan jasa tim pematung keluarga arca yang dipimpin oleh bapak sunarso edi di daerah karangwuni. Proses pembuatan patung ini sedikit memakan waktu yang agak lama yaitu sekitar satu tahun lamanya sehingga peresmian dari monumen selamat datang ini baru bisa dilaksanakan tahun 1962. Mengapa monumen selamat datang ini disebut monumen Bundaran HI Jakarta. Hal ini disebabkan oleh letaknya yang terletak di tengah-tengah bundaran air mancur kota, dan posisinya berada pas di depan hotel indonesia, hotel yang pada saat itu menjadi hotel terbesar di jakarta. 

Bundaran HI Jakarta Saat Ini


Sebutan lain yang lebih sederhana dan lebih diterima masyarakat daripada  monumen Bundaran HI Jakarta adalah bunderan HI. Bundaran HI sendiri berada di persimpangan antara jalan Imam bonjol, Jalan Kebon Kacang, Jalan Sutan Syahrir, dan jalan M.H. Thamrin. Sebelumnya bundaran HI hanya sebuah patung saja di tengah-tengah persimpangan jalan, namun oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, bundaran HI direstorasi dengan menambahkan pemandangan terbaru yaitu air mancur, lighting, dan kolam baru dengan bentuk lingkaran raksasa. 

Semakin kesini, tepatnya setelah zaman reformasi mahasiswa, Bundaran HI Jakarta merupakan tempat yang ideal bagi para mahasiswa untuk melakukan aksi protes keras atau demonstrasi. Selain itu, bundaran HI diklaim sebagai pusatnya kota jakarta karena pada hari minggu tempat ini akan sangat ramai oleh orang jogging, berolahraga, bersepeda, bahkan sampai pedagang kaki lima yang ikut meramaikan karena pada hari minggu bundaran HI digunakan umtuk kegiatan car free day. Tidak hanya itu, setiap awal tahun, tempat ini merupakan titik berkumpul semua masyarakat jakarta karena dari tahun ke tahun bundaran HI menjadi tempat bagi pemerintah kota jakarta untuk merayakan awal tahun baru dengan berbagai macam kembang api. Itulah Bundaran HI Jakarta.

Sekilas tentang Keindahan Monas Jakarta

Monas Jakarta merupakan sebuah monumen yang digunakan untuk memperingati perjuangan serta perlawanan panjang bangsa indonesia dalam memperebutkan kemerdekaan dari tangan bangsa hindia belanda. Monumen yang memiliki tinggi sekitar 132 meter ini mulai dibangun pada tanggal 17 agustus 1961 hingga pada akhirnya resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 juli 1975 dengan harga Tiket Masuk Monas Jakarta yang pada zaman tersebut hanya 5 rupiah dimana pada masa itu merupakan masa pemerintahan presiden soekarno.
Monas Jakarta


Diatas puncak dari Monas Jakarta ini terdapat patung berbentuk lidah api yang bahannya keseluruhan terbuat dari emas murni 24 karat. Patung lidah api ini mempunyai arti bahwa perjuangan bangsa indonesia menyala-nyala layaknya seperti lidah api. Monumen ini berlokasi di pusat lapangan medan merdeka yang terletak di jakarta pusat. Sedangkan bentuk dari monumen ini merupakan sebuah rancangan yang mengadopsi konsep hubungan antara laki-laki dan perempuan yang sering kita sebut dengan lingga dan yoni. 

Bentuk yang mewakilkan bentuk lingga pada Monas Jakarta ini adalah tugu obelisk dimana tugu ini mempunyai arti sebagai laki-laki, positfi, aktif, mempunyai lambang siang hari dan berelemen maskulin. Sedangkan bentuk yang mewakili yoni adalah pelataran cawan yang menjadi landasan bagi tugu obelisk tadi. Pelataran cawan tersebut mempunyai arti feminitas, negatif serta pasif dan mewakili malam hari. Bentuk dari lingga dan yoni ini mempunyai makna harmonisasi dari persatuan dan lambang dari kesuburan. Kedua bentuk ini merupakan bentuk yang paling melengkapi dari masa ke masa. 

Disamping bentuk lingga dan yoni, ternyata bentuk dari Monas Jakarta nasional ini menyerupai alu dan lesung. Alu dan lesung merupakan  alat penumbuk padi yang hanya dimiliki oleh para petni tradisional di negara indonesia. Hal tersebut melambangkan kesuksesan dan kesejahteraan bagi bangsa indonesia. Dan bentuk alu lesung ini merupakan lambang kekhasan budaya bangsa indonesia. Bentuk detail dari monumen ini adalah landasan dengan bentuk persegi dengan tinggi sekitar 17 meter dan bentuk monumen obelisk yang menjulang tinggi ke atas mempunyai tinggi sekitar 120 meter. Sekedar informasi penting untuk anda bahwasanya bahan yang digunakan untuk melapisi dan membangun pelataran cawan Monas Jakarta adalah marmer yang diimpor langsung dari negara italia.
Sejarah Berdirinya Monas

Sekilas tentang Sejarah Monas Jakarta

Sejarah berdirinya monas mengatakan dan menegaskan bahwa pembangunan monumen ini berawal dari gagasan presiden soekarno tentang sebuah monumen yang mempunyai tujuan untuk mengenang masa-masa perjuangan dan perlawanan para pahlawan indonesia dalam memperebutkan kemerdekaan dari tangan belanda supaya agar terus menginspirasi generasi muda indonesia untuk tidak pernah melupakan masa lalu bangsanya. Selain itu soekarno juga mempunyai keinginan untuk membangun sebuah Monas Jakarta yang hampir sama bentuk dan konsepnya dengan menara eiffel yang ada di perancis dan ingin membangunnya tepat di depan istana merdeka jakarta. Akhirnya dibangunlah monumen itu pada tahun 17 agustus 1961 dengan dua orang arsitek yaitu friedrich silaban dan R.M. Soedarsono dengan menggunakan rancangan dari friedrich silaban. 

Sekilas tentang Pembangunan Monas Jakarta

Pada mulanya rancangan ini sempat ditolak karena tidak sesuai dengan kriteria presiden soekarno yang menginginkan bentuk lingga yoni, akhirnya beberapa rancangan kembali ditawarkan sampai pada akhirnya presiden menyetujuinya. Sempat terjadi pro dan kontra pada saat itu tentang pembangunan Monas Jakarta itu karena pembangunan monumen itu menghabiskan banyak biaya negara sedangkan pada saat itu kondisi ekonomi indonesia sedang melemah. Namun pada akhirnya pembangunan monumen itu tetap dilanjutkan juga. Maka setelah 14 tahun dari awal pembangunan, jadilah sebuah monumen megah yang menjadi lambang bagi kota jakarta yaitu Monas Jakarta.